TOTTO - CHAN (Gadis Cilik di Jendela)
Totto Chan adalah sebuah nama anak kecil. Ceritanya di awali dari
perjalanan anak kelas 1 SD itu bersama mamanya di sebuah stasiun. Latar
ceritanya memang Jepang, pasti sudah pada tahu, Jepang sebagai pemilik
alat transportasi massal populer itu dan juga banyak digunakan latar
cerita-cerita dari Jepang. Totto Chan bersama mamanya akan pergi ke
sekolah barunya, saya lupa nama kota sekolah barunya itu. Saat di
stasiun, dia ingin meminta karcis kereta pada penjaga stasiun itu, tapi
oleh petugas yang berperawakan agak gemuk dan kelihatan baik hati itu
tidak diperbolehkan, sampai ada percakapan antara keduanya. Melihat,
petugas stasiun yang dapat memintai karcis dan mengumpulkan dalam kotak
itu Totto Chan jadi berkeinginan menjadi petugas stasiun saja nanti
kalau sudah besar, yang sebenarnya pada mamanya dia pernah bicara ingin
jadi penyanyi jalanan.
Dalam perjalanan, cerita itu menjadi flash back ke belakang, kenapa
Totto Chan anak kelas 1 ini harus pindah sekolah. Sebanarnya Totta chan
dikeluarkan dari sekolahnya terdahulu, tetapi mamanya tidak mengatakan
itu pada anaknya. Mamanya menawarkan pada Totto Chan, maukah dia sekolah
di sekolahan yang lebih menyenangkan. Setelah berpikir cukup lama
akhirnya dia mau.
Di sekolahnya dulu, Totta Chan banyak berulah, sampai gurunya tidak
sanggup lagi. Di novel itu diceritakan, gurunya menceritakan keanehan
Totto Chan pada ibunya yang menyebabkan dia dikeluarkan dari sekolah.
Dia suka membuka menutup mejanya sampai ratusan kali dalam satu jam
pelajaran. Bayangkan meja kelas di Jepang, yang bisa dibuka seperti
peti, setiap salah mengambil penghapus dan memasukan lagi, berulang kali
seperti itu, bahkan kepalannya juga dimasukan untuk mencari alat
tulisnya di dalam.
Pernah juga suatu ketika, Totto Chan berdiri di jendela kelas,
berteriak-teriak berbicara dengan penyanyi jalanan yang lewat dan
memintanya untuk menyanyi, tentu saja teman-temannya yang lain jadi
ikutan melihat. Keesokan harinya Totto Chan, berdiri jendela dan guru
pun membiarkan karena dengan begitu dia akan tenang dan tidak menggangu
kelas, tapi apa yang terjadi? Totto Chan terus berteriak “Hai, sedang
apa kamu?” itu dilakukan berulang kali hingga memaksak gurunya datang
dan ingin melihat siapa yang diajak bicara Totto Chan, setelah
mengeluarkan kepalanya dan melihat kiri kanan guru tidak melihat ada
orang. Totto Chan terus saja berteriak “Hai, sedang apa kamu?” tahu
nggak dia sedang bicara dengan siapa? Dengan burung seriti yang sedang
membuat sarang. Dan juga keanehan-keanehan lain yang dilakukan Totto
Chan. Bayangkan saja keanehan itu dilakukan oleh anak kecil berusia
kelas 1 SD.
Sampai akhirnya mama dan Totto Chan sampai di sekolah barunya,
Sekolah baru yang gapuranya dipenuhi tanaman, sekolah yang dipagari
tanaman, pohon bukan tembok beton, sekolah yang kelasnya berasal dari
gerbong kereta yang tak digunakan lagi? Bagaimana Totto Chan melihat
sekolah barunya itu? Senang bukan kepalang, sampai akhirnya mama dan
Totto Chan menemui kepala sekolahnya. Apakah Totto Chang di terima di
sekolah baru itu? Ia diterima dan bisa bersekolah di sekolah itu. Dia
tak sabar menunggu besok untuk datang sekolah di sekolah itu.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar